SUMBER-SUMBER BELAJAR UNTUK ANAK PAUD

Sumber belajar anak paud
Anak Meninjau Bekas Kebakaran
Anak belajar dari berbagai sumber yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan perkembangannya. Segala umber Belajar dapat memberikan anak berbagai pengetahuan dan pengalaman yang membentuk perkembangan anak lebih maksimal. AECT (Association for Education Communication and Technology) yaitu sebuah organisasi Asosiasi Komunikasi dan Teknologi Pendidikan. AECT mengklasifikasikan sumber belajar dalam enam jenis yaitu:
 
1. Pesan (message)
Segala bentuk informasi yang harus dikirim oleh komponen lain kepada anak yang berbentuk ide, fakta, pengertian, dan data.

2. Orang (people)
Orang yang memiliki keahlian dapat menjadi sumber belajar dengan memberikan informasi kepada anak, selain guru juga ada narasumber lain yang dapat didatangkan untuk anak dalam memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan secara langsung pada anak.
 
3. Bahan (material)
Bahan-bahan yang paling dekat bagi anak yang biasanya digunakan dalam praktik ditempat belajar. Bahan-bahan berwarna, berbentuk, dengan tekstur tertentu memberikan informasi dan ilmu pengetahuan pada anak sehingga menjadi sumber belajar yang nyata.
 
4. Peralatan (tool)
Peralatan yang berupa media  belajar/ hardware yang dapat dilihat dan digunakan anak secara langsung. Media seperti televisi, radio, audiovideo digital dan lain sebagainya dapat dijadikan sumber belajar untuk anak.

5. Teknik
Teknik berupa prosedur yang disiapkan dalam mempergunakan bahan pelajaran, peralatan, situasi, dan orang yang menyampaikan pesan. Contohnya orang tua yang mengajarkan bagaimana memasang sepatu kemudian anak menirukannya dengan baik maka terjadi teknik penyampaian belajar bagi anak.
 
6. Lingkungan (setting)
Ekplorasi lingkungan bagi anak mempunyai peranan yang sangat penting karena anak secara langsung dapat belajar dari lingkungannya. Potensi lingkungan sebagai sumber belajar sangat besar, karena itu anak dapat diajak memahami seluas-luasnya nilai-nilai dan pengetahuan yang terdapat dari lingkungannya.



CARA MEMBUAT MAKANAN BAYI : PURE SINGKONG APEL

Menu berikut ini berupa 100 gram singkong memberikan 131 kilo kalori dengan tambahan kalium sebanyak 243 mg. Berikan pure singkong apel untuk bayi Anda.

Bahan:
  • 50 gram singkong
  • 1 buah apel
  • 100 ml ASI atau 3 sendok takar susu formula
  • 100 ml air matang

Cara Membuat:
  •  Rebus 50 gram singkong dan 1 buah apel yang sudah dipotong-potong secara terpisah.
  •  Haluskan keduanya menggunakan blender.
  • Tambahkan 100 ml ASI atau 3 sendok takar susu formula yang diseduh dalam 100 ml air matang.
  • Berikan  untuk bayi 8 bulan ke atas
Sumber : www.ayahbunda.co.id

CARA MEMBERIKAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) UNTUK BAYI

ASI air susu ibu makan terbaik untuk anak
Secara substansial bayi perlu mendapat nutrisi awal terbaik. ASI (Air Susu Ibu) adalah nutrisi makanan tunggal terbaik yang bisa memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi normal untuk tumbuh kembang di bulan-bulan pertama kehidupannya. Itu sebabnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana PBB untuk Anak-anak (UNICEF) menetapkan pemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan. Ini berarti, si kecil hanya mendapat ASI, tanpa makanan tambahan lain selama masa itu. Penelitian menunjukkan, banyak manfaat diperoleh bayi yang mendapat ASI. Tidak ada yang bisa menggantikan ASI yang memang di’desain’ khusus untuk bayi. Dan jangan lupa, proses pemberian ASI akan menumbuhkan kelekatan emosi yang dalam dan kuat antara ibu dan bayi.

CARA MEMBUAT MAKANAN BAYI : BUBUR SARING MERAH

Salah satu menu makanan bayi yang cukup disenangi bayi adalah bubur saring merah, menu ini selain bahan-bahannya sederhana dan mudah didapat, mengolahnya pun tidak terlalu sulit. Berikut ini cara membuat bubur saring merah :

Bahan-bahan :
  • 2 sendok makan beras merah
  • 25 gram daun bayam merah, iris kasar
  • 650 ml kaldu sapi
  • 50 gram labu siam, parut
  • 1 sendok teh mentega
  • 25 gram tempe kukus, dihaluskan


Cara Membuat :
  • Rebus beras dalam kaldu sapi hingga menjadi bubur.
  • Masukan tempe labu siam, lalu masukan sisa bahan dan masak hingga matang. Angkat dan dinginkan
  • Haluskan dengan blender atau saring dengan cara menekan-nekan makanan tim tersebut pada saringan kawat
  • Sajikan dalam wadah yang menarik
  • Sajikan untuk 2 porsi. berikan untuk bayi Usia 8 bulan ke atas.

CARA MENGAPRESIASI MUSIK SESUAI USIA ANAK

Mengapresiasikan musik untuk anak khususnya bagi anak usia dini, dapat dikatakan sebagai langkah penting bagi membantu pengembangan anak. Musik merupakan salah satu komponen yang dianggap mampu mengembangkan otak kanan anak. Otak kanan bertugas mengkoordinasikan tugas yang bersifat emosional: artistik, intuitif maupun berpikir secara holistik sehingga anak berani mengemukakan tanggapannya. Dengan mengapresiasikan musik maka kita memberikan pembekalan kepada anak pengetahuan dan pendidikan anak untuk membangun rasa estetika, musikalitas, kepribadian, dan kreativitas anak dimasa depannya kelak. 

10 TIPS UNTUK GURU TAMAN KANAK-KANAK (TK) MENDAMPINGI ANAK BERMAIN KREATIF

Bermain di luar, Out door play,
Kegiatan bermain baik dalam sentra maupun dalam bermain bebas bagi anak di sekolah hendaknya tidak dianggap sebagai bagian yang tidak penting. Kegiatan bermain ini juga perlu mendapat bimbingan guru agar anak mendapatkan kemampuan berkreativitas. Guru memegang peranan penting dalam proses kreatif saat anak-anak bermain, karena dengan bimbingan guru maka akan mengoptimalkan pencapaian nilai dan kualitas bermain anak. Beberapa tips dan kegiatan yang dapat dilakukan guru TK untuk memotivasi proses kreatif pada anak-anak ketika mereka bermain.

CARA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK

Secara mendasar anak sebaiknya tidak hanya diperhatikan segi perkembangan intelektualnya saja, tetapi juga harus diperhatikan perkembangan sosial dan emosionalnya. Iq dan Eq harus sejalan dan seimbang, terutama pada masa-masa emas dimana peran otak kanan sangat dominan memerlukan stimulus untuk membantuk anak yang cerdas secara intelektual dan emosional. 
Anak yang berkembang dengan kemampuan mengelola emosi dengan baik, membuat anak dapat bergaul dan beraktivitas dengan baik. Istilah kecerdasan emosi pada mulanya dikemukakan oleh ahli psikologi, yaitu Peter Salovey dari universitas Harvard dan John Mayer dari universitas of New Hampshire. Mereka mengatakan bahwa kecerdasan emosi memiliki arti kualitas-kualitas emosi yang penting bagi suatu keberhasilan. Terdapat sebelas indikator-indikator kualitas, yaitu kualitas :
1.Empati (melibatkan perasaan orang lain);
2.Dalam mengungkapkan dan memahami perasaan
3.Dalam mengalokasikan rasa marah
4.Kemandirian
5.Dalam kemampuan menyesuaikan diri
6.Disukai atau tidak
7.Dalam kemampuan memecahkan masalah antar pribadi
8.Ketekunan
9.Kesetiakawanan
10.Kesopanan
11.Sikap hormat.

Dalam perkembangannya, konsep kecerdasan emosi dikenal secara luas pada pertengahan tahun 90-an dengan diterbitkannya buku karya Daniel Goleman yang berjudul Emotional intelegence pada tahun 1995. Goleman membuktikan bahwa kecerdasan emosi memang betul sebagai penentu (dominan faktor) keberhasil individu dalam kehidupannya. Berdasarkan hasil penelitiannya terbukti secara signifikan bahwa individu yang memiliki kecerdasan emosi yang tinggi akan menjadi anak yang lebih bahagia, lebih percaya diri, lebih populer, dan lebih sukses di sekolah dan dimasyarakat. Individu tersebut lebih mampu menguasai gejolak emosinya, lebih dapat menjalin hubungan baik dengan orang lain (bersosialisasi), lebih dapat mengelola stres dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik (Daniel Goleman, 2001)

Ciri-ciri yang dapat dikenali untuk dapat memahami kecerdasan emosi di antaranya adalah berbagai kualitas emosi seseorang yang meliputi:
1.Empati
2.Mengungkapkan dan memahami perasaan
3.Mengalokasikan rasa marah
4.Kemandirian
5.Kemampuan menyesuaikan diri
6.Kemampuan memecahkan masalah antar pribadi
7.Ketekunan
8.Kesetiakawanan
9.Kesopanan
10.Sikap hormat.

Danil Goleman mengungkapkan bahwa anak yang meiliki kecerdasan emosi, memiliki karakteristik sebagai berikut :
1.Mampu memotivasi diri sendiri
2.Mampu bertahan menghadapi frustasi
3.Lebih cakap untuk menjalankan jaringan informalnya/nonverbal (memiliki tiga variasi, yaitu jaringan komunikasi, jaringan keahlian, dan jaringan kepercayaan)
4.Mampu mengendalikan dorongan emosi
5.Cukup lues untuk menemukan cara/alternatif agar sasaran tetap tercapai atau mengubah sasaran jika sasaran semula muskil dijangkau
6.Tetap memiliki kepercayaan yang tinggi bahwa segala sesuatunya akan beres ketika sedang menghadapi tahap sulit.
7.Memiliki empati yang tinggi
8.Mempunyai keberanian untuk memecahkan tugas yang berat menjadi tugas kecil yang mudah ditangani
9.Merasa cukup banyak akal untuk menemukan cara dalam meraih tujuan.

Kedua kelompok karakteristik yang disampaikan oleh para ahli tersebut cukup memiliki kesamaan. Walaupun rumusan dan penekanannya serta cara menyatakannya berbeda, tetapi substansial tetap memiliki kesepadanan. Misalnya dalam merinci kecerdasan emosi tidak satupun para ahli yang melepaskan konsepnya dari konteks perkembangan sosial anak, bahkan nampaknya unsur keterampilan sosial cukup dominan  dalam sumstansi kecerdasan emosi yang mereka paparkan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa istilah kecerdasan emosi bukan konsep tunggal dapat kita terima sepenuhnya.

Diantara tindakan yang dianjurkan oleh Tartila Tartusi (1997) dan Zirly Fera Jamil (2002), terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan atau pembelajaran emosi pada  anak prasekolah, di antaranya berikut ini:
1.Menjadi contoh yang baik
2.Mengajarkan pengenalan emosi
3.Menanggapi perasaan anak
4.Melatih pengendalian diri
5.Melatih pengelolaan emosi
6.Menerapkan disiplin dengan konsep empati
7.Melatih keterampilan komunikasi
8.Mengungkapkan emosi dengan kata-kata
9.Memperbanyak permainan dinamis
10.Memperdengarkan musik indah dengan ritme teratur
11.Marah, sedih, dan cemas bukan hal tabu
12.Menyelimuti dengan iklim positif.

Demikian cara mengembangkan dan pembelajaran untuk sosial emosional anak, setiap anak mempunyai karakteristik tersendiri, karena itu perlu penanganan yang berbeda-beda pula, semoga tulisan ringkas ini bermanfaat, terimakasih.

Sumber: disarikan dari berbagai sumber !!

CARA MEMILIH JENIS KELAMIN ANAK YANG AKAN DILAHIRKAN

Setiap orang tua yang siap mempunyai anak, mengiginkan mempunyai anak yang ideal yang sesuai harapan mereka, ada orang tua yang sangat menginginkan anak laki-laki dan ada pula sebaliknya mereka begitu mendambakan anak perempuan. Tetapi walaupun begitu besar harapan akhirnya Tuhan jugalah yang menentukan anak yang dititipkan kepada kedua orang tua tersebut. Walaupun takdir telah ditentukan oleh yang maha kuasa, manusia wajib berusaha. Begitu juga jika kita menginginkan anak, mungkin dengan jenis kelamin tertentu? harus ada usaha yang dilakukan.

10 JENIS PROGRAM PARENTING UNTUK PAUD

Dalam program Parenting terdapat upaya pendidikan yang dilaksanakan oleh keluarga dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam keluarga dan lingkungan sekitar yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Parenting sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka yang meliputi aktivitas-aktivitas keseharian orang tua dan anak serta pemberian keteladanan pada anak yang ditransformasikan melalui orang tua dan orang dewasa di lingkungannya.

7 MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI BAYI

Menu bayi, makanan bayi, bayi sehat, hindari makanan bayi ini.
Ada beberapa jenis makanan yang harus kita hindarkan dari bayi, jenis-jenis makanan ini selain tidak cocok untuk tubuh bayi juga berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan bayi. Zat tertentu yang terkandung dalam makanan juga tidak semuanya cocok untuk bayi, hal ini dikarenakan sistem pencernaan dan fungsi tubuh bayi yang masih rentan dan lemah dari bayi tidak bisa menerima dan mencerna makanan bayi tersebut.

 
Berikut ini adalah beberapa jenis makan yang harus kita hindarkan dari bayi atau jangan diberikan kepada bayi kita.

1. Makanan berbentuk padat dan Butiran

Jangan memberikan makanan padat berbentuk butiran yang tidak dapat ditelan bayi, makanan dengan butiran keras yang harus dikunyah baru ditelan, misalnya makanan yang berupa kacang-kacangan  yang berbentuk butiran dapat membahayakan bayi, jika bayi menelan makanan tersebut ia bisa tesedak. Namun jika kacang-kacangan diolah dengan benar misalnya dibentuk jadi bubur atau tepung tentu bisadijadikan makanan untuk bayi.

2. Makanan dengan Kadar gula tinggi

Jangan memberikan makanan orang dewasa yang memiliki kadar gula tinggi pada bayi, karena gula yang terlalu tinggi akan mempengaruhi kesehatan bayi, bayi akan terlihat gelisah, dan daya tahah tubuh bayi akan menurun.

3. Makanan yang mengandung Lemak

Hindarkan bayi dari makanan syang mengandung lemak, terutama makanan yang mengandung lemak hewani seperti yang terdapat pada daging sapi maupun daging ayam, jerohan, seperti usus, babat, ampela atau pani (kecuali hati).

4. Makanan yang diberi bumbu

Tidak dianjurkan memberikan makanan yang mengandung bumbu kepada bayi, karena cita rasa bumbu yang terlampau tajam akan mempengaruhi indra perasa dan mulut bayi. Ada kalanya bayi yang diberi makanan yang mengandung bumbu maka bayi tidak merasakan rasa asli dari makanan. Akibatnya bayi tidak mau makan jika makanan tidak berasa bumbu tersebut.

5. Makanan yang mengandung pemanis buatan

Pemanis buatan memang terasa enak dilidah tapi akan terasa menyengat ditenggorokan, pemanis buatan sangat tidak dianjurkan diberikan kepada bayi karena juga akan mempengaruhi pencernaan dan perasa pada bayi.

6. Makanan Diberi Penyedap yang mengandung Zat Aditif

Hati-hati terhadap jenis makanan yang beredar diluaran jika kita membeli makanan untuk bayi, makanan yang menggunakan zat aditif sangat berbahaya karena dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan dan organ tubuh bayi yang masih rapuh, sebagian akan mempengaruhi kinerja ginjal bayi. Juga jika bayi dibiasakan diberikan makanan dengan vetsin ini akan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan bayi pada cita rasanya, sehingga bayi tidak berselera jika diberi makanan yang tidak mengandung zat aditif atau penyedap rasa ini.  

7. Makna yang diberi pewarna kimia buatan

Dengan alasan supaya bayi tertarik dengan tampilan makanan yang disediakan, sebagian orang tua sering menambahkan pewarna buatan pada makanan bayi. Makanan yang diberi pewarna mungkin terlihat cerah dan menarik, tetapi tahukah kita makanan dengan pewarna buatan ini dapat berbahaya bagi bayi karena zat kimia yang terkandung dalam pewarna makanan yang kurang baik jika diberikan terus menerus, lambat laut juga akan merusak fungsi pencernaan dan ginjal bayi. Bahkan sebagian bayi mungkin akan merasakan efek langsung dari zat kimia dari pewarna makanan tersebut dengan alergi tertentu pada bagian tubuhnya.

Demikian 7 makanan yang harus dihindari bayi, semoga bermanfaat. terimakasih.

TIPS CARA BERMAIN ALAT MANIPULATIF UNTUK ANAK

Anak bermain dalam rangka meningkatkan kemampuannya, baik secara fisik maupun fisikisnya. Ini dapat juga dilakukan dengan kegiatan bermain dengan alat manipulatif. Alat manipulatif adalah semua alat permainan yang kecil dan dapat diletakan di atas meja sehingga membuat anak terampil bekerja dan mengembangkan daya pikirnya. Berbagai macam alat permainan manipulatif adalah papan hitung, puzzle, mozaik, balok ukur, menara gelang, papanjahit, lotto, manik-manik, roncean, biji-bijian, tutup botol, sendok atau stik es krim, benda-benda plastik dll.

Dalam bermain alat manipulatif untuk anak, kualitas bermain harus diarahkan kepada peningkatan kreativitas anak. Anak harus terlihat aktif dan kretif dengan antusias yang tinggi ketika melakukan permainan alat manipulatif ini. Usahakan anak menguasai bermacam jenis permainan yang ada. jangan ada anak yang mendominasi permainan tertentu dan ada anak yang tidak mempunyai kesempatan untuk memainkan alat manipulatif tertentu.

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan untuk anak ketika bermain dengan alat manipulatif :
  1. Permainan yang dilakukan oleh anak bersifat sederhana tetapi cukup menantang
  2. Dalam kegiatan permainan pemilihan bahan sesuaikan dengan minat anak.
  3. Pemilihan alat permainan yang memungkinkan berkembangnya berbagai keterampilan, kemampuan, dan bersifat menantang.
  4. Pilih jenis dan bentuk mainan yang tahan lama dan aman
  5. Penjagaan alat permainan yang bervariasi dan selalu siap dimainkan
  6. Tempat yang digunakan untuk bermain di dalam atau di luar ruangan, di lantai atau di meja, dan bebas dari lalu-lalang
  7. Pilih dan tentukan permainan yang dapat dikendalikan dan dikoreksi sendiri oleh anak
  8. Jumlah permainan dalam satuan waktu. ?Tidak terlalu lama dan mainan diganti secara teratur. 
Sumber: Disarikan dari Bahan Diklat Pengelola dan Pendidik PAUD Yogyakarta, tahun 2011  .

KETIKA PAUD HARUS MEMILIH


Seperti judul film "Ketika Cinta Harus Memilih" yang mengisahkan kenyataan bahwa suatu saat seseorang harus memilih cinta, menentukan pilihan dari beberapa pilihan yang tersedia, dengan berbagai kemungkinan dan konsekuensi yang akan terjadi dari pilihan itu. Kemaren guru-guru dan pendidik PAUD sudah memilih untuk menentukan masa depan bangsa 5 tahun kedepan. Entah yang mana sudah mereka pilih, kerahasiaan tetap kita junjung tinggi dalam pemilu yang umum, jujur, adil, bebas, dan rahasia, yang pasti PAUD telah menentukan pilihan cinta yang akan membawanya ke dermaga baru untuk melanjutkan perjalanan menuju bahtera perjuangan  selanjutnya.

Kamaren-kemaren sudah banyak tawaran, janji dan harapan yang ditawarkan para caleg pada para ujung tombak Pendidikan Anak Usia Dini ini. Janji kesejahteraan, janji perbaikan nasib, janji perbaikan sarana-dan prasarana PAUD dan janji-janji lainnya, ibarat riak gelombang harapan di lautan yang memang sudah bergejolak, janji ini harus kita ingat dan akan kita tagih di bahtera perjuangan untuk kepentingan pendidikan anak-anak kita. Kita memang sudah terlalu lama berharap, sudah terlalu dalam pengabdian kita berada dalam impian, hingga akhirnya cinta juga yang akan menentukan. Semoga terpilih orang-orang yang juga benar-benar mencintai PAUD, yang benar-benar memahami perjuangan guru-guru dan Pendidik PAUD, mencintai anak-anak didik seperti kita mencintai mereka.

Akhirnya setelah kita menentukan pilihan, kita hanya bisa berharap, semoga cinta ini tidak bertepuk sebelah tangan, semoga cinta ini tidak salah memilih cinta, Semoga !!

Gambar:  www.panturanews.com

MENDIDIK ANAK DENGAN SEDERHANA DI ALAM

Sebuah pendapat yang mengatakan; jika ingin anak didik maksimal maka harus disediakan sarana-prasarana dan fasilitas yang lengkap. Menurut saya pendapat tersebut masih kurang benar, karena tidak selamanya anak didik dengan fasilitas yang harus lengkap. kesederhanaan pun dapat membantuk anak yang berkembang dengan baik. Faktor terpenting dalam pendidikan anak adalah proses pembelajaran yang sesuai dengan tahapan usia dan perkembangan anak didik. Mendidikan dengan sederhana dapat dijadikan sebuah pedoman pendidikan untuk anak, dimana dengan fasilitas yang tersedia dilingkungan sekitar dapat dimaksimalkan dalam membentuk anak yang cerdas baik secara intelektual (IQ) maupun secara emosional (EQ).

MENGENALKAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK DENGAN MODEL MAKE A MATCH

Mengenalkan bilangan pada anak disesuiakan dengan tahapan perkembangan anak. Sesuai dengan usia anak yang masih suka bermain, maka hendaknya pembelajaran matematika pada Taman Kanak-kanak dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui permainan berhitung. Permainan berhitung di anak usia dini diharapkan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif saja, tetapi juga kesiapan mental sosial dan emosional serta untuk menumbuhkan kecerdasan anak, khususnya kecerdasan logico-matematics,

MAKALAH - BERMAIN DAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI

Oleh:
Devi Ari Mariani,M.si

A. Pendahuluan

Bermain adalah hak asasi bagi anak usia dini yang memiliki nilai utama dan hakiki pada masa pra sekolah. Kegiatan bermain bagi anak usia dini adalah sesuatu yang sangat penting dalam perkembangan kepibadiannya. Bermain bagi seorang anak tidak sekedar mengisi waktu, tetapi media bagi anak untuk belajar. Setiap bentuk kegiatan bermain pada anak pra sekolah mempunyai nilai positif terhadap perkembangan kepibadiannya

10 PENYAKIT PALING BERBAHAYA BAGI ANAK USIA DINI

Keuntungan dari kemajuan teknologi dalam bidang kesehatan adalah kemampuan identifikasi dan diagnosis yang lebih cepat dan akurat terhadap berbagai penyakit termasuk penyakit yang sangat berbahaya sekalipun. Beberpa penyakit anakpun dapat dikenali dengan mudah dengan klasifikasi yang memadai tentang tingkatan berbahaya dan tidaknya suatu penyakit yang menyerang anak-anak kita.

10 PERMAINAN TRADISIONAL ANAK KHAS INDONESIA YANG MULAI DILUPAKAN

Kemajuan dan perkembangan jaman telah membawa perubahan dan pergeseran nilai diberbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan bermain anak. Sekarang permainan anak sudah berubah, didominasi oleh permainan berbasis teknologi digital seperti game-game komputer dan Internet. Sehingga permainan klasik tradisional sudah mulai dilupakan dan ditinggalkan oleh anak-anak sekarang. Padahal dalam permainan tradisional banyak sekali nilai-nilai luhur dan positif yang sangat berguna bagi perkembangan dan pendidikan anak-anak kita. 

Berikut ini adalah 10 Permainan Klasik Anak Khas Indonesia yang tampak sudah mulai ditinggalkan dan dilupakan oleh kebanyakan anak Indonesia, semoga tidak sampai hilang diterjang oleh kemajuan dan perubahan jaman.


1. CONGKLAK

Congklak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan. Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.(sumber: Wikipedia).

 
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bisa habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.


2. TAP BENTENG

adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing - masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing - masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai 'benteng'.Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang 'tertawan' ditentukan dari waktu terakhir saat si 'penawan' atau 'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing - masing.

Permainan Tab Benteng



3. Engklek

Permainan tradisional engklek atau ada yang menyebutnya Angklek biasanya dimainkan oleh anak perempuan. Jarang sekali permainan tradisional engklek dilakukan oleh anak laki-laki ataupun anak remaja. Mungkin karena permainan tradisional ini lebih identik dengan perempuan. Engklek bisa dimainkan hanya oleh 1 orang anak saja, bisa lebih dari 1 anak, tapi bisa juga dimainkan secara beregu. Biasanya untuk permainan beregu akan dimainkan oleh 2 regu yang masing-masing terdiri dari beberapa anak.Area pemain harus memainkan engklek di halaman. Permainan ini memang sebuah permainan outdoor atau permainan yang harus dilakukan di luar rumah. Memerlukan sebuah pekarangan kecil untuk dapat memainkan permainan tradisional engklek. 




Diperlukan sebuah tanah pekarangan yang datar dengan ukuran kurang lebih 3 – 4 m2. Bisa di atas tanah, pelataran ubin, ataupun aspal.Lapangan atau arena engklek biasanya berupa kotak-kotak atau persegi panjang dengan ukuran sekitar 30 – 60 cm2. Untuk membuat lapangan, anak-anak biasanya menggunakan kapur tulis, pecahan genteng, arang, atau apapun untuk menggambar lapangan engklek.


4. GALA'ASIN

Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor adalah sejenis permainan daerah dari Indonesia. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertikal (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.




5. GASING


Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.


 
Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.


6. KASTI

Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya setelah tumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antaranggota kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga softball atau baseball.




7. LAYANG-LAYANG

Permainan layang-layang, juga dikenali dengan nama wau merupakan satu aktivititas menerbangkan layang-layang tersebut di udara. Layang-layang dapat terbuat dari berbagai bahan dan bentuk, ada yang terbuat dari kertas dan ada yang terbuat dari kain. Layang-layang terdiri dari berbagai bentuk sesuai dengan kerangka yang sebagian besar terbuat dari bambu. Pada musim kemarau di Indonesia anak-anak selalu bermain layang-layang karena anginnya besar.
Bermain Layang-layang

8. PETAK UMPET

Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya tersebut.
Jika ia menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut. Yang seru adalah, ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan, artinya ia harus mengulang lagi, di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi.Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.


Ada satu istilah lagi dalam permainan ini, yaitu 'kebakaran' yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya.


9. Yoyo Tradisional

Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari plastik, kayu, atau logam) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan. Permainan yo-yo adalah salah satu permainan yang populer di banyak bagian dunia. Walaupun secara umum dianggap permainan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang memiliki kemampuan profesional dalam memainkan yo-yo.Yo-yo dimainkan dengan dengan mengaitkan ujung bebas tali pada jari tengah, memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu.




10. BALAP KARUNG

Dalam permainan balap karun ini sejumlah anak diwajibkan memasukkan bagian bawah badannya ke dalam sebuha karung, seperti menggunakan sarung kemudian berlomba dengan berbagai cara ada yang melompat ada yang berlari kecil sampai ke garis akhir. Meskipun sering mendapat kritikan karena dianggap memacu semangat persaingan yang tidak sehat dan sebagai kegiatan hura-hura, balap karung tetap banyak ditemui, seperti juga lomba panjat pinang, sandal bakiak atau terompah panjang, dan lomba makan kerupuk yang sering kita temui jika ada kegiatan 17 tujuh belasan.

Lomba Balap Karung

Demikian sepuluh permainan tradisioan anak khas Indonesia yang mulai dilupakan oleh anak-anak jaman sekarang, semoga permainan ini dapat kita lestarikan sebagai salahsatu khasanah kekayaan budaya bangsa. Terima kasih.

Sumber: Dari berbagai sumber.

Dari: http://paud-anakbermainbelajar.blogspot.com/..terimakasih sudah berkunjung semog sukses.

PENTINGNYA BERMAIN BAGI ANAK MENURUT ACEI DAN NAEYC

Dunia anak adalah dunia warna warni yang penuh dengan kegiatan bermain dan permainan. Bagi anak bermain itu sangat penting, merupakan kebutuhan yang sangat mutlak harus dipenuhi. Begitu pentingnya kegiatan bermain bagi anak, semua aktivitas pembelajaran untuk anak diharapkan dapat terintegrasi dengan kegiatan bermain. Hal ini juga didukung oleh berbagai ahli dan organisasi yang mengkaji dan meneliti tentang pendidikan anak usia dini tersebut.

Association for Childhood Education International (ACEI) dan The National Association for The Education of Young Children (NAEYC), dua buah organisasi profesional di Amerika Serikat, yang juga mengkaji secara mendalam dan menyeluruh tentang aspek-aspek pendidikan anak usia dini, menegaskan dalam garis-garis pedoman bahwa bermain bagi anak begitu penting karena :
  1. Membantu anak untuk mampu dan percaya diri menjelajah, mengekplorasi dunianya;
  2. Mengembangkan pengertian dan pemahaman anak tentang kehidupan sosial dan kultural secara lebih baik
  3. Membantu meningkatkan kemampuan anak untuk dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan mereka
  4. Dengan bermain untuk anak memberikan kesempatan anak mengalami serta memecahkan masalahnya.
  5. Mengembangkan keterampilan berbahasa dan melek huruf, serta mengembangkan pengertian atau sebuah konsep.
Berdasarkan pandangan ACEI dan NAEYC tersebut di atas, bermain bagi anak sangat penting karena di dalamnya terkandung nilai-nilai yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini telah disepakati oleh para ahli peneliti yang telah mengabdikan hidup mereka dalam meneliti tentang nilai-nilai bermain ini.  

Demikian pentingnya bermain bagi anak menurut ACEI dan NAEYC dua buah organisasi besar di Amerika Serikat, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Gambar : PAUD Rumah Belajar Senyum Banjarmasin.